Kendaraan memiliki manfaat yang banyak untuk kaum produktivitas yang mengedepankan pada keefisienan waktu. Hal ini menjadi gambaran dimana memiliki kendaraan baik roda empat (Mobil) maupun roda dua (Motor) sudah menjadi pilihan terbaik untuk mayoritas masyarakat kekinian. Namun sebelum membeli motor bekas yang baik, perhatikan tips membeli motor bekas atau second berikut ini.
Memiliki kendaraan yang baik bisa memudahkan setiap kesibukan yang kita miliki, baik kendaraan yang didapat dari pihak pemilik pertama (motor bekas atau second) maupun berasal dari dealer yang berarti motor baru.
Memilih kendaraan yang telah berubah atau telah mengalami modifikasi menjadi pertimbangan yang harus diperhatikan, karena dengan adanya perubahan yang tidak sesuai pada sisi kendaraan bisa saja menjadikan kendaraan tersebut kurang optimal bila dikendarai oleh sebagian orang.
Table of Contents
- Cek sebelum Beli Motor Bekas atau Second
- 1. Menentukan Motor bekas yang akan dibeli
- 2. Cek harga pasaran
- 3. Cek kondisi fisik
- 4. Cek bagian speedometer
- 5. Cek kondisi oli motor
- 6. Cek rangka motor
- 7. Nyalakan mesin
- 8. Cek kelistrikan
- 9. Lakukan test ride
- 10. Cek kelengkapan Surat STNK atau BPKB
Berikut ini Tips Membeli Motor Bekas atau Second yang telah kami rangkum seraya untuk menjadi referensi bila anda ingin membeli kendaraan bekas atau second.
Cek sebelum Beli Motor Bekas atau Second
1. Menentukan Motor bekas yang akan dibeli
Tips membeli motor bekas yang pertama ialah dengan memilih jenis motor agar sesuai dengan kebutuhan, hendaknya kita mempertimbangkan dahulu motor yang akan kita gunakan. setidaknya kita mengetahui fungsinya. Selain itu, kenyamanan Anda selama berkendara bisa dipengaruhi oleh model yang akan dibeli.
Apabila kendaraan yang hendak dibeli merupakan jenis kendaraan yang tidak sesuai di jalan yang terjal dan berbatu tajam seperti motor sport, hal ini akan sangat mempengaruhi kelancaran anda berkendara.
Tak hanya itu, memilih jenis motor yang sesuai dalam hal kemudahan mengendarainya juga perlu diperhatikan. Apabila termasuk kendaraan yang dipergunakan dalam keseharian yang padat, memilih motor dalam keunggulan irit bahan bakar menjadi pilihan terbaik.
2. Cek harga pasaran
Prioritas yang tak kalah pentingnya dalam membeli sepeda motor bekas atau second ialah terkait harga. ada banyak patokan yang cenderung di gunakan oleh para penjual motor bekas, seperti harga yang biasanya juga dipengaruhi dari kondisi motor tersebut.
Mendapatkan referensi harga pasaran untuk kategori motor bekas pada era teknologi saat ini sangat mudah, pasalnya anda hanya cukup membuka ponsel pintar anda yang terhubung dengan jaringan internet. Mencari harga pasaran motor bekas bisa dilakukan di beberapa jejaring sosial, video youtube, atau toko-toko online yang menyediakan informasi terkait penjualan kendaraan roda dua (motor bekas) atau kendaraan roda empat (mobil bekas).
3. Cek kondisi fisik
Memperhatikan kondisi fisik sebuah motor bekas atau second seperti spion, baut, lampu serta bagian lainnya. Apalagi kondisi bodi motor, apakah memiliki banyak goresan, retak atau bahkan mengalami pecah. Menjadi keuntungan anda jika kondisi fisik motor bekas tersebut masih bawaan pabrik, yang mana seluruh aksesoris dan suku cadang masih orisinil.
4. Cek bagian speedometer
Sepertihalnya ketika pengecekaan kondisi fisik, cek bagian speedometer juga harus anda perhatikan dalam hal apakah ada goresan, retak atau bahkan mengalami pecah. Hal terpenting lainya adalah mengecek jarak tempuh motor, apakah sudah diatas 20.000 KM.
Biasanya kendaraan yang telah mencapai 20.000 KM di speedometernya, akan sangat butuh biaya yang cukup banyak untuk persiapan penggantian suku cadang dan berbagai komponen lainnya.
Namun hal ini juga bukan cara terbaik untuk mengetahui kondisi motor bekas yang hendak dibeli, masih dalam kondisi terbaik atau sudah banyak membutuhkan pergantian suku cadang. Karena untuk saat ini telah banyak montir yang bisa mengakali atau menstel ulang sebuah speedometer.
5. Cek kondisi oli motor
Tips berikutnya ketika hendak membeli motor bekas ialah mengecek kondisi oli motor, apakah oli terukur secara normal atau berlebihan, karena bila kondisi oli motor berlebihan bisa membuat suara mesin menjadi lebih halus. Hal inilah yang terkadang digunakan oleh penjual motor bekas yang nakal untuk menyamarkan suara asli motor yang telah kasar atau berisik.
6. Cek rangka motor
Tips membeli motor bekas atau second dalam hal ini ialah untuk memastikan motor tidak sulit dikendalikan. Karena cek rangka atau sasis motor memprioritaskan untuk kepastian tidak adanya kebengkokan rangka depan dan belakang. Caranya anda bisa meminta ijin untuk mencoba mengendarai motor tersebut, cukup kendarai sekitar 40km/jam lalu tekan rem dengan sedikit mendadak.
Kemudian memperhatikan kelurusan roda motor depan dan belakang dengan seksama, caranya cukup melihat dari sisi belakang atau depan.

7. Nyalakan mesin
Menyalakan mesin merupakan hal yang utama untuk memastikan mesin motor bekas masih dalam kondisi baik, bila terdengar bunyi mesin yang terlalu kasar ketika dihidupkan, bisa disimpulkan ada kerusakan di dalam komponen mesin.
Selain itu bila ketika dihidupkan namun harus dalam rpm tinggi juga bisa dipastikan ada yang harus diperbarui, mengingat kendaraan yang masih dapat menyala dalam rpm rendah merupakan standar motor yang masih normal.
8. Cek kelistrikan
Sumber utama dalam kelistrikan merupakan sebuah keharusan yang harus dimiliki sebuah kendaraan, Baik roda dua maupun roda empat. Kita pasti tahu bahwa komponen seperti lampu, klakson, lampu speedometer, atau bahkan elektrik stater motor membutuhkan asupan energi listrik.
Sumber utama kelistrikan sepeda motor berasal dari mesin, hal ini menjadikan meski tanpa aki motorpun masih tetap bisa dinyalakan. Namun dengan adanya aki motor yang mampu menyimpan energi listrik kita dapat mudah menjalankan motor lebih efisien.
9. Lakukan test ride
Sebagaimana nantinya motor tersebut akan digunakan, jadi melakukan test berkendara sangat perlu dilakukan. Selain untuk mengecek kenyamanan berkendara, test ride juga bisa anda manfaatkan untuk mengetahui beberapa hal seperti cek rangka motor dan kelurusan roda motor depan dan belakang.
Hal lainya yang menjadi keuntungan karna dapat test ride adalah dapat mengetahui semua sistem kelistrikan, seperti lampu, atau beberapa komponen pendukung dalam berkendara.
10. Cek kelengkapan Surat STNK atau BPKB
Setelah melakukan pengecekan dari poin 1 hingga 9, anda dapat mengecek kelengkapan Surat STNK atau BPKB. Pengecekan ini meliputi menysuaikan nomor rangka dan nomor mesin yang tertera pada STNK atau BPKB.
Perlu diingat bahwa terkadang ada pedagang nakal yang mengubah nomor rangka dan mesin dengan cara diketok. hal ini yang membuat terkadang nomor yang tertera bukanlah nomor yang sesungguhnya, karena biasanya diketok ulang mengikuti surat kendaraan yang lainya.
Itulah 10 Tips Membeli Motor Bekas atau Second yang bisa kami sampaikan, yang semoga bisa menjadi gambaran anda bila ingin membeli motor bekas atau second. Perlu diingat juga bahwa ketika anda telah melakukan 10 poin diatas, anda juga harus mempertimbangkan kembali bila ingin menyelesaikan dalam proses jual beli dengan penjual motor bekas tersebut.
Jangan sekali-kali melakukan COD bila anda belum yakin, jangan hanya beralasan anda tertarik dengan motor bekas tersebut lantas menyesampingkan pertimbangan dalam hal proses jual belinya. Semoga Bermanfaat, dan Terima kasih.




