Kali ini saya akan bahas tentang iklan reals di Facebook, terkait tentang videonya yang begitu meledak tapi kenyataannya sama sekali tidak ada iklan yang masuk ataupun videonya tidak di monetisasi. disini akan saya sampaikan beberapa penyebab kenapa iklan reals facebook tidak muncul padahal jumlah viewnya udah ratusan ribu bahkan jutaan.
Terkait masalah konten yang dilarang di reels facebook Berikut ini adalah format dan perilaku yang dilarang serta kategori terbatas yang menjadi penyebab kenapa iklan di real Facebook tidak muncul dan menjadi salah satu penyebab dismonet atau gagal di monetisasinya kontenya.
Format yang dilarang dalam Monetisasi Konten Reels Facebook
Masalah ini sebenarnya dapat anda temui di Pusat Bantuan Bisnis Meta, dimana konten yang dilarang diantaranya adalah konten seksual, kekerasan, tidak sopan, dan mengandung kebencian. ini poin pentingnya, namun penjabaran selain masalah tersebut ada beberapa poin yang harus lebih diperhatikan oleh pembuat konten. Facebook mengaitkanya dalam acuan Format yang dilarang, dimana konten yang disajikan dalam format berikut tidak bisa dimonetisasi.
Inilah Format yang dilarang oleh Facebook, Diantaranya:
1. Format Video statis
Format yang dilarang yang pertama adalah format konten video statis video statis, dimana video yang terkait adalah konten video yang berisi satu gambar dan sedikit atau tanpa gerakan. Video statis ini berupa foto atau gambar tanpa narasi atau apapun, Dimana hanya berupa foto dan gambar. Ini adalah format yang dilarang dan bisa menyebabkan video Real Facebook anda tidak bisa mendapatkan iklan atau gagal di monetisasi.
Baca Juga : YouTube Shorts dapat di Monetisasi 90 Hari, Berikut Caranya
2. Format Polling gambar diam
Konten yang terkait dalam Format Polling gambar diam ini berisi konten video yang diposting hanya untuk meningkatkan interaksi dengan meminta orang menanggapi pertanyaan yang ditampilkan. Konten video biasanya berupa gambar yang tampil seperti tebak gambar atau mengajak penonton untuk mencari kesamaan atau perbedaan di gambar, atau juga video yang menyuguhkan pertanyaan yes or no atau setuju atau tidak.




